
1. Pendahuluan
Dalam Rapat Koordinasi KA8ISA yang berlangsung Sabtu, 25 Januari 2025, dilakukan simulasi penggunaan AHP Calculator untuk menentukan masalah prioritas yang harus segera diatasi dalam meningkatkan keterlibatan alumni. Simulasi ini melibatkan 8 masalah utama yang diidentifikasi oleh perwakilan angkatan 1973 hingga 2002.
2. Masalah yang Diidentifikasi
Perwakilan angkatan mengemukakan berbagai kendala yang dihadapi dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas keterlibatan alumni, yaitu:
1. Minder (ketidakpercayaan diri untuk bergabung).
2. Parsial (fokus pada kelompok masing-masing).
3. Personal branding (yang negatif)
4. Kurangnya rasa percaya diri untuk berkontribusi.
5. Ego personal yang tinggi.
6. Waktu alumni yang habis untuk pekerjaan atau keluarga.
7. Eksklusif, membatasi diri.
8. Kesulitan merekrut alumni muda.
3. Tahapan Simulasi dengan AHP Calculator
Simulasi dilakukan untuk menguraikan masalah kompleks ini secara hierarkis menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP).
—
Langkah 1: Identifikasi Tujuan
Tujuan utama simulasi adalah menentukan masalah prioritas yang harus diatasi terlebih dahulu untuk meningkatkan keterlibatan alumni.
—
Langkah 2: Tentukan Kriteria
Kriteria yang digunakan dalam evaluasi meliputi:
1. Dampak: Seberapa besar pengaruh masalah terhadap keterlibatan alumni.
2. Urgensi: Seberapa mendesak masalah harus diselesaikan.
3. Kemudahan Penyelesaian: Tingkat kesulitan dalam mengatasi masalah tersebut.
—
Langkah 3: Analisis Perbandingan Berpasangan
Setiap masalah dibandingkan secara berpasangan untuk menentukan bobot atau tingkat kepentingan. Misalnya, apakah “minder” lebih berdampak dibandingkan “parsial”? Perbandingan dilakukan dengan skala 1-9.
—
Langkah 4: Hitung Bobot Prioritas dan Tingkat Inkonsistensi
Matriks perbandingan dihitung menggunakan aplikasi AHP Calculator untuk menghasilkan bobot dari masing-masing masalah. Awalnya, ditemukan tingkat inkonsistensi yang cukup tinggi, namun setelah perbaikan input, hasilnya lebih valid.
—
Langkah 5: Evaluasi dan Peringkat Masalah
Masalah-masalah diurutkan berdasarkan bobot prioritas, dengan hasil sebagai berikut:
1. Masalah waktu alumni untuk terlibat (tertinggi).
2. Eksklusifitas.
3. Kesulitan merekrut alumni muda.
4. Ego personal.
5. Parsialitas antarangkatan.
6. Personal branding.
7. Minder.
8. Kurangnya rasa percaya diri.
4. Hasil Simulasi
Dari simulasi, ditemukan bahwa masalah waktu alumni menjadi prioritas utama yang harus segera diatasi. Hal ini menunjukkan bahwa banyak alumni yang kesulitan berkontribusi karena kesibukan pekerjaan, keluarga, atau keterbatasan waktu untuk hadir di kegiatan KA8ISA.
5. Arah Kebijakan yang Direkomendasikan
Berdasarkan hasil ini, KA8ISA akan menyusun kebijakan dan program kegiatan yang lebih menghargai waktu alumni, seperti:
Kegiatan berbasis daring untuk mengakomodasi keterbatasan waktu.
Jadwal kegiatan yang lebih fleksibel dan terencana jauh-jauh hari.
Program berbasis komunitas kecil untuk mendekatkan alumni yang sibuk.
6. Penutup
Simulasi penggunaan AHP Calculator berhasil memberikan gambaran yang jelas tentang masalah prioritas yang dihadapi oleh KA8ISA.
Dengan fokus pada perbaikan pengelolaan waktu, diharapkan keterlibatan alumni dapat meningkat secara signifikan. Alhamdulillah, simulasi ini menjadi langkah awal menuju kebijakan yang lebih efektif untuk komunitas kealumnian KA8ISA.

