
Hari ini, dalam rasa duka yang mendalam, kita kembali diingatkan akan rapuhnya kehidupan. Salah satu kawan kita dari KA8ISA tengah berjuang melawan sakit, sementara yang lain telah berpulang ke rahmatullah.
Alhamdulillah, Kabid Bantu KA8ISA bersama pengurus lainnya telah mewakili kita semua untuk menemui dan memantau mereka yang tertimpa musibah ini. Kehadiran mereka menjadi simbol kepedulian kita sebagai sebuah keluarga besar.
Momen seperti ini seharusnya menjadi waktu bagi kita untuk merenung lebih dalam.
Sakit mengajarkan kita arti sehat yang sesungguhnya—betapa sering kita lalai mensyukurinya. Sementara kematian mengingatkan kita bahwa hidup adalah perjalanan yang sementara, mengarah pada kehidupan yang abadi.
Kebersamaan kita di KA8ISA adalah tempat untuk belajar dari setiap peristiwa, baik yang menyenangkan maupun penuh duka. Dari sini, kita diajarkan untuk saling peduli, berbagi kebahagiaan di saat suka, dan menguatkan satu sama lain di saat duka.
Bagi rekan-rekan yang ingin berbagi dan meringankan beban saudara-saudara kita yang tengah diuji, Anda dapat menghubungi koordinator angkatan atau Bendahara KA8ISA untuk menyalurkan bantuan. Semoga kontribusi kita, sekecil apa pun, menjadi wujud nyata kepedulian dan keberkahan dalam kebersamaan.
Semoga melalui pengalaman ini, kita semakin memahami makna hidup. Mari manfaatkan waktu untuk terus berbagi kebaikan, mempererat kebersamaan, dan mempersiapkan diri agar hidup kita senantiasa penuh makna. Sakit dan kematian adalah guru kehidupan yang tak terlihat, tetapi sangat berharga.
Al-Fatihah untuk yang telah berpulang, dan doa terbaik untuk yang sedang berjuang melawan sakit. Semoga Allah menguatkan kita semua.
Selamat jalan Kang Agus Sumpena angkatan 90 dan semoga diberi kesabaran dan kekuatan buat Kang Lani dalam melalui masa sakit sehingga segera sembuh dan sehat kembali, amin yra.

