RUANG REUNI ROHANI KA8ISA: Menyatukan Doa dan Aksi dalam Kebersamaan

Doa yang disampaikan oleh Rasulullah ﷺ

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ زَوَالِ نِعْمَتِكَ وَتَحَوُّلِ عَافِيَتِكَ وَفُجَاءَةِ نِقْمَتِكَ وَجَمِيعِ سَخَطِكَ

Artinya:

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari hilangnya kenikmatan yang telah Engkau berikan, dari berubahnya kesehatan yang telah Engkau anugerahkan, dari siksa-Mu yang datang secara tiba-tiba, dan dari segala kemurkaan-Mu.”

Melalui RUANG REUNI ROHANI KA8ISA, kita tidak hanya berdoa untuk berlindung dari hilangnya nikmat, perubahan kesehatan, musibah yang datang tiba-tiba, atau kemurkaan Allah, tetapi juga menerjemahkan doa tersebut dalam sikap saling mengingatkan dan membantu satu sama lain ketika keburukan tersebut datang.

Langkah-langkah Praktek dalam Kebersamaan KA8ISA:

1️⃣ Berlindung dari Hilangnya Nikmat (Zawal Ni’matik)

Kita menjaga hubungan baik dalam komunitas, agar nikmat yang diberikan Allah tidak hilang.

Dalam KA8ISA, kita berusaha menjaga persatuan dan kebersamaan, memperkuat iman, dan mendukung satu sama lain dalam menjalani hidup yang penuh syukur.

Contoh Praktik:

Saling mengingatkan tentang pentingnya bersyukur, menjaga akhlak, dan tetap menjaga silaturahmi.

Membantu sesama anggota ketika ada yang sedang diuji oleh Allah.

2️⃣ Berlindung dari Berubahnya Kesehatan (Tahaawuli ‘Aafiyatika)

Kita menjaga kesehatan tubuh dan hati, dengan berdoa, beristighfar, dan memelihara diri agar tetap dalam keadaan sehat.

Contoh Praktik:

Menjaga kesehatan melalui olahraga bersama, mengingatkan untuk pola makan yang sehat, dan saling mendoakan agar anggota tetap diberikan kesehatan oleh Allah.

Memberikan dukungan moral dan material bagi anggota yang sedang sakit.

3️⃣ Berlindung dari Siksa yang Tiba-tiba (Fuja’ati Niqmatika)

Ketika musibah datang, kita saling membantu dan mengingatkan bahwa segala yang terjadi adalah ujian dari Allah.

Contoh Praktik:

Membantu anggota yang sedang menghadapi kesulitan atau musibah, baik berupa dukungan finansial atau moral.

Mengadakan pertemuan untuk berbagi kisah dan memberikan nasihat dalam menghadapi ujian hidup.

4️⃣ Berlindung dari Kemurkaan Allah (Jami’i Sakhatika)

Kita selalu berusaha menjaga diri dari perbuatan yang bisa mendatangkan kemurkaan Allah. Kita berusaha saling mengingatkan dalam kebaikan dan menghindari perbuatan dosa.

Contoh Praktik:

Berdiskusi dalam komunitas mengenai cara-cara menjaga diri dari dosa, serta berusaha menjalankan ajaran agama dengan baik.

Memberikan nasihat dengan cara yang lembut dan bijaksana agar semua anggota dapat tetap berada di jalan yang benar.

Iuran Keanggotaan KA8ISA:

Sebagai bagian dari komitmen bersama, setiap anggota KA8ISA akan memberikan infaq iuran keanggotaan angkatan sebesar 200 ribu rupiah per bulan per angkatan. Ini adalah langkah nyata dalam mendukung kegiatan dan kebersamaan KA8ISA. Seperti yang dilakukan oleh Teh Fenti dari angkatan 84 (WASILAH ’84), kita juga berperan serta dalam kegiatan sosial dan keagamaan, serta membantu sesama dalam bentuk bantuan finansial atau materi.

Kesimpulan:

Dengan mengamalkan doa-doa di atas dalam kehidupan berorganisasi, KA8ISA tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga sebagai wadah untuk berpraktikkan nilai-nilai kehidupan yang baik. Melalui kebersamaan ini, kita dapat saling menjaga, mendukung, dan membantu satu sama lain dalam menghadapi segala ujian hidup, sembari selalu berlindung kepada Allah dari segala keburukan.

Semoga setiap langkah dan niat kita di dalam KA8ISA senantiasa diterima oleh Allah dan menjadi amal sholeh yang membawa berkah bagi setiap anggota dan masyarakat.

#kabisatugeder

#ruangreunirohani

Tinggalkan Komentar

Open chat
1
Butuh bantuan ?
Hallo..Saya bertanya tentang KABISA 8, bisa dibantu?